Category: Mancing Mania

5 Manfaat Mengkonsumsi Daging Ikan Manyung Untuk Kesehatan Tubuh Manusia

5 Manfaat Mengkonsumsi Daging Ikan Manyung Untuk Kesehatan Tubuh Manusia

5 Manfaat Mengkonsumsi Daging Ikan Manyung Untuk Kesehatan Tubuh Manusia

mxzhqmmg – Ikan Manyung atau yang populer dengan nama pasar Ikan jambal roti tentu sudah tidak sing ditelinga para mania. Ikan yang sekilas mirip ikan lele air tawar ini banyak diolah menjadi menu makanan dan juga diasinkan. Tekstur daging ikan jambal roti yang padat dan terkenal memiliki daging yang tebal membuat ikan ini digemari para pecinta kuliner seafood.

Mengkonsumsi ikan manyung sendiri memiliki banyak manfaat khsusunya bagi kesehatan tubuh kita. Kali ini MM kan mengulas 5 manfaat mengkonsumi daging ikan manyung bagi kesehatan tubuh kita. Apa saja sih ke 5 manfaat tersebut. Simak ulasan ti redaksi MM berikut ini.

  1. Mencegah Stroke

Stroke merupakan hasil dari gumpalan dalam arteri otak. Tanpa pasokan oksigen yang cukup, otak tidak bisa berfungsi dengan baik. Jika aliran oksigen rusak dapat menyebabkan hilangnya persepsi sensorik, kerusakan otak, kelumpuhan, atau bahkan kematian bisa terjadi. Ikan manyung ini berkhasiat juga untuk mencegah stroke.

  1. Mengatasi Masalah Kekurangan Gizi

Nilai gizi yang terdapat pada ikan manyung tergolong cukup tinggi. Kandungan gizi yang tinggi dalam ikan manyung ini, memberikan manfaat yang begitu besar untuk kesehatan manusia dan mencegah dari penyakit seperti: stroke, kolesterol dan jantung. Minyak dalam ikan Manyung ini mempunyai kandungan Omega-3 yang sangat bermanfaat untuk tubuh manusia yang karena mengandung lemak yang berkolesterol rendah, sehingga jika ikan ini dikonsumsi dalam jumlah yang banyak tidak akan menyebabkan kelebihan kolesterol dan tentunya aman untuk kesehatan manusia.

 

  1. Mengobati Radang Kulit

Dermatitis atau Radang kulit adalah suatu gejala penyakit pada kulit saat jaringan terinfeksi oleh virus atau bakteri. Penyakit ini tidak dapat di derita seumur hidup. Penyakit ini hanya akan menimbulkan rasa gatal yang tidak nyaman serta mengurangi penampilan diri. Kombinasi antara pengobatan medis dan  pengobatan tradisional akan menghilangkan penyakit radang kulit. Hal inilah, sebabnya kenapa kalian harus mulai tertarik dengan manfaat Ikan manyung untuk kesehatan kulit ini.

  1. Menurunkan Obesitas

Obesitas merupakan kelebihan berat badan. Orang yang mengalami obesitas akan kurang lincah dalam bergerak dan mudah capek. Untuk menurunkan obesitas para mnaia perlu makan-makanan yang rendah lemak, dan mudah di cerna. Tapi anda tenang saja, Ikan manyung dapat menjadi solusi dalam menurunkan obesitas.

  1. Menurunkan Gejala Diabetes Mellitus

Kencing Manis atau Diabetes Mellitus penyakit ini terjadi karena adanya gangguan pada sistem metabolisme tubuh, yaitu dimana tubuh tidak dapat mempergunakan untuk mengubah gula darah menjadi energi atau Pankreas tidak dapat memproduksi cukup insulin. Penyakit ini disebabkan karena terlalu banyak mengkonsumsi makanan yang manis-manis, pola makan yang tidak teratur serta jarang olah raga. Untuk menurunkan atau meringankan penyakit kronis ini, Ikan Manyung dapat dijadikan sebagai salah satu obat alternatif mengingat ikan manyung kaya akan protein.

Nah para mania, yuk kita biasakan mengkonsumsi daging ikan manyung mulai dari sekarang. Salam strike.

Tradisi Mancing Ikan Sardine Menggunakan Tongkat Api di Negara Taiwan

Tradisi Mancing Ikan Sardine Menggunakan Tongkat Api di Negara Taiwan

Tradisi Mancing Ikan Sardine Menggunakan Tongkat Api di Negara Taiwan

mxzhqmmg – Dikutip dari Reuters, selama ratusan tahun para nelayan di Taiwan telah menangkap ikan sarden dengan bantuan tongkat api yang dipegang di tepi sebuah kapal. Cahaya tersebut menarik ikan-ikan sarden sampai-sampai mereka melompat keluar dari air dan masuk ke jaring nelayan.

Perahu nelayan menuju ke laut pada malam hari, kemudian mereka menyalakan tongkat bambu yang ditutupi tanah sulfat di salah satu ujungnya untuk menciptakan nyala api yang terang. Sulfur larut dalam air dan gas sehingga menghasilkan api.

Nah, dari nyala api tersebut ikan sarden akan melompat-lompat keluar dari air dan berakhir di jaring nelayan. Memancing dengan menggunakan api belerang ini sudah dikembangkan selama periode penjajahan Jepang dan sekarang dipraktikkan hanya di pelabuhan belerang Jinshan.

Tradisi Ini Sudah Hampir Punah

Tercatat lebih dari 300 kapal yang melakukan praktik memancing dengan api di Taiwan, namun menurut asosiasi nelayan setempat di Distrik Jinshan, utara Taipei, jumlah tersebut sekarang menyusut menjadi tiga kali lebih sedikit. Setiap kali nelayan pergi memancing selama 6 jam di bawah langit malam dapat menghasilkan antara tiga sampai empat ton ikan sarden per perahu, dan pemerintah Taiwan bahkan mensubsidi praktik tersebut.Kalau kondisi malam benar-benar bagus, tim nelayan bisa menghasilkan sampai $4.500 (sekitar 61 juta rupiah).

Kalau begitu, mengapa tradisi yang menakjubkan ini hampir punah, ya? Sayangnya, musim sarden hanya berlangsung tiga bulan, dari bulan Mei sampai Juli. Meski pemerintah berupaya untuk menjaga tradisi unik tersebut agar tetap hidup dan mempromosikannya sebagai daya tarik wisata, kaum muda sepertinya tidak terlalu terkesan. Usia nelayan api yang tersisa rata-rata berusia sekitar 60 tahun dan tanpa ada darah baru yang terlihat, masa depan tradisi yang menarik ini tidaklah cerah.

Zheng Zhi-ming, seorang profesor agama di Universitas Katolik Fu Jen, mengatakan bahwa menggunakan api sulfat untuk menangkap ikan di wilayah timur laut Taiwan sangatlah umum dua atau tiga dekade yang lalu. Namun peningkatan pesat peralatan penangkapan ikan yang makin modern, ditambah minimnya pemuda dari desa nelayan menyebabkan turunnya tradisi yang pernah dianggap sebagai salah satu dari delapan objek wisata yang harus dikunjungi di Jinshan.